JAKARTA, KOMPAS.com — Tim Independen Verifikasi Fakta dan Proses Hukum atas Kasus Bibit-Chandra atau biasa disebut Tim Delapan sudah memasuki tenggat waktu masa kerjanya. Rencananya, Senin (16/11) besok Tim Delapan akan menyerahkan rekomendasi menyeluruh dari hasil pemeriksaan terhadap sejumlah pihak selama dua pekan terakhir.
Direktur Eksekutif Masyarakat Transparency Indonesia (MTI) Tirta Mursitama menilai, rekomendasi Tim Delapan memiliki nilai fakta yang tinggi karena dalam pemeriksaan yang telah dilakukan sudah mencakup seluruh aspek dan pihak yang terlibat dalam perkara kasus dua Pimpinan KPK (nonaktif), Bibit Samad Rianto dan Chandra Hamzah.
"Saya kira, apa pun masukan yang akan diberikan itu akan sangat baik. Tingkat kesahihannya tinggi karena sumber-sumber yang diperiksa sudah cover both side," kata Tirta saat dihubungi Kompas.com, Minggu (15/11).
Rekomendasi yang diberikan pun, kata Tirta, sudah melewati proses verifikasi yang mendalam dari tiap-tiap anggota Tim Delapan. "Semua yang berada dalam tim merupakan sosok-sosok yang sangat kompeten di bidangnya masing-masing. Maka hasilnya pun tentu sangat valid," tuturnya.
Oleh karena itu, ia menilai tidak ada alasan bagi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk terus berdiam diri dan mempertimbangkan tindak lanjut rekomendasi tersebut. "Apa pun hasilnya nanti, saya kira baik bagi Presiden untuk segera menindaklanjutinya. Ini merupakan momentum bagi Presiden untuk membuktikan komitmen 100 harinya terkait pemberantasan mafia hukum," tandasnya.
- Penulis: C11-09
- Editor: wsn

